Ambalan Moh.Hatta

Ambalan Moh.Hatta

Selasa, 05 Juli 2011

LOMBA MENULIS ARTIKEL DI BLOG DALAM RANGKA JAMNAS 2011

Pramuka Penggalang Belajar Membuat Blog di kegiatan JOTA-JOTI
Dalam rangka kegiatan Jambore Nasional Pramuka Penggalang yang akan diselenggarakan tanggal 2-9 Juli 2011 di Teluk Gelam, Ogan Komiring Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, Kementrian Komunikasi dan Informatika RI turut berpartisipasi dengan mengadakan Lomba Menulis Artikel di Blog dengan tema “AKU, PRAMUKA DAN INTERNET”.
Selain itu akan dilaksanakan Sosilisasi Internet Sehat dan Aman (INSAN) pada tanggal 6 Juli 2011 setelah kegiatan Lomba Menulis Artikel di Blog berlangsung. Dimohon agar setiap Kwarda yang mengirimkan peserta Lomba Menulis Artikel di Blog juga mengikuti acara Sisoalisasi INSAN tersebut.
Tujuan dari penyelenggaraan lomba ini adalah untuk mengapresiasi para anggota Pramuka Penggalang yang berkontribusi mengisis konten positif di internet melalui blog yang mereka kelola. Diharapkan dengan diselenggarakannya lomba Blogger ini para anggota Pramuka khususnya Penggalang terpacu untuk dapat menciptakan konten-konten lokal yang bermuatan posisif sehingga memperkaya konten berbahasa Indonesia di internet.
Diharapkan setiap Kwarda untuk mengikuti lomba tersebut dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Peserta yang diperbolehkan mengikuti lomba ini adalah anggota Pramuka Penggalang yang mengikuti Jambore  Nasional Pramuka Penggalang tanggal 2-9 Juli 2011 di Teluk Gelam, Ogan Komiring Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan
2. Peserta membuat artikel dan di posting di blog pribadi/organisasinya sesuai dengan tema lomba diatas (AKU, PRAMUKA dan INTERNET) dengan judul postingan bebas.
3. Artikel tersebut ditulis dengan Bahasa Indonesia, formal maupun informal, dengan jumlah kata maksimal 1000 kata.
4. Aplikasi Blog yang digunakan bebas, misalnya: Blogdetik, Blogger, WordPress, Multiply, dan lain-lain.
5. Artikel tidak sekedar copy-paste dari sumber lain (jika berupa saduran diperbolehkan asal tetap menyebutkan sumbernya)
6. Artikel tidak menyinggung unsur SARA
7. Setelah melakukan posting di blognya masing-masing maka peserta mendaftarkan diri dengan mengirimkan email ke : pemtel@gmail.com dengan melampirkan data-data sebagai berikut:
a. Nama                                   :
b. Jenis Kelamin                  :
c. Tempat/Tanggal Lahir :
d. Kota/Provinsi                 :
e. Judul Artikel                   :
f. Alamat URL artikel        :
g. Alamat e-mail                 :
8. Email pendaftaran paling lambat dikirimkan pada tanggal 27 Juni 2011
9. Dari jumlah peserta yang mendaftar, Panitia akan menilai dan meneteapkan 10 (sepuluh) terbaik. 10 peserta terbaik tersebut harus dapat mempresentasikan hasil yang dibuat kepada dewan juri pada tanggal 6 Juli 2011 pada kegiatan Jambore Nasional Pramuka Penggalang di Teluk Gelam Ogan Komiring Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Untuk keterangan tempat lebih lanjut akan diumumkan kemudian oleh panitia.
10. Pengumuman pemenang Lomba Menulis Artikel di Blog akan dilaksanakan pada tanggal 8 Juli 2011

5 ELANG, SIAP RILIS DI BIOSKOP 25 AGUSTUS

Meraka Tanamkan Semangat dan Kekompakan Dalam Persahabatan
Setelah sukses dengan film keluarga Garuda di Dadaku yang meraup sekitar 1,3 juta penonton pada 2009 lalu, SBO Films tahun ini menggandeng berbagai pihak dan siap luncurkan film keluarga yang akan mengisi libur lebaran dan akhir tahun. 5 ELANG yang siap rilisbioskop pada 25 Agustus untukmengisi libur Lebaran, berkisah tentang petualangan dan persahabatan dibintangi oleh para pemain cilik Christoffer Nelwan, Iqbaal Dhiafakhri Ramadhan, Teuku Rizky Muhammad, Bastian Bintang Simbolon dan Monica Sayangbati. Kelimanya adalah wajah‐wajah baru dalam perfilman, namun memiliki latar pengalaman dalam drama musikal.
“SBO Films memang memiliki perhatian dan komitmen tentang film keluarga. Kami senang karena tahun ini bisa merilis 2 film keluarga sekaligus dan halini dapat terjadi karena beberapa pihak ternyata memiliki perhatian dan komitmen yang sama seperti KG Productions, Indika, dan Lynx Films. Selain itu, khusus untuk film 5 ELANG karena latar belakangnya tentang Pramuka, pihak Kwartir Nasional Pramuka juga turut serta terlibat aktif dalam film ini,” jelas Shanty Harmayn selaku produser kedua film ini. “Ini adalah pengalaman pertama terjun dalam perfilman bagi KG Productions. Kami ikut serta dalam kedua proyek ini, baik 5 ELANG maupun Sekuel GARUDA DI DADAKU, karena memiliki kesamaan visi dalam hal menyuguhkan film keluarga berkualitas denganpesan‐pesan positif bagi penonton, terutama anak‐anak,” tambah Indra Yudhistira selaku salah satu produser eksekutif. Sedangkan bagi Azrul Azwar selaku ketua Kwartir Nasional Pramuka dan juga salah seorang produser eksekutif dalam film 5 ELANG, film petualangan yang menghibur dan berkualitas serta menyampaikan pesan‐pesan positif bagianak‐anak, apalagi dengan latar Pramuka, sudah sepantasnya mendapatkan dukungan penuh dari pihaknya.
Berkebalikan dengan berbagai pihak yang banyak digandeng dalam hal memproduksi film, untuk penyutradaraan, tugas ini diserahkan ke tangan satu orang: Rudi Soedjarwo. “Ini adalah kesempatan yang besar sekaligus tantangan yang besar juga. Bekerja dengan rumah produksi yang berkualitas dan skenario apik yang keduanya ditulis Salman Aristo adalah kesempatan besar. Diminta menyutradarai 2 film sekaligus yang akan rilis dalam jangka waktu 6 bulan antar film tentunya tantangan dalam hal produksi yang pastinya berjalan hampir berbarengan. Namun ini baru pertama kalinya saya menyutradarai film yang pemainnya anak‐anak dan itu adalah tantangan terbesarnya. Ketika sudah dijalani lewat film pertama yaitu 5 ELANG yang shooting pada April hingga awal Mei lalu, ternyata sangat mengasyikkan. Parapemain anakini sangat cerdas dan berbakat meskipun bagi kebanyakan dari mereka ini baru pertama kalinya main film. Kami menjalaninya dengan enak, kadang saya jadi teman, orang tua, bercanda tapi juga harus bisa tegas pada waktu‐waktu dan hal‐hal tertentu. Dan saya kagum karena meskipun anak‐anak, mereka mampu profesional. Selama proses shooting, saya banyak belajar juga darimereka,” jelas Rudi. “Dari awal saya yakinRudi, sebagai sutradara yang punya kualitas baik, lewat fasilitasi dengan nilai produksi yang baik, bisa menjawab tantangan ini dan paling tidak, hal itu sudah terjawab lewat 5 ELANG yang sekarang tinggal proses paska‐produksi.
Sumber: Pers conference Film “5 ELANG”, tanggal 16 Juni 2011 di The3House   Kuningan Village

Kegiatan Nasional GERAKAN PRAMUKA MEMBANGUN KARAKTER BANGSA, TIDAK HARUS MENEPUK DADA

Dengan Kekompakan dan Kerjasama Yang Baik Akan Memudahkan Tercapainya Tujuan Bersama
Tidak seperti institusi atau kelompok komunitas yang ada ditanah air ini  dalam setiap aktivitasnya, nyaris mengedepankan unsur cerimonial, gebyar unjuk kekuatan (show offorce) dibandingkan dari hakekat momentum yang digelar. Publisitas yang wah, instan serta vulgar. Usai aktvitas tenggelam dan terlupakan untuk pertama dan terahir kali tiada kesinambungan Lenyap ditelan masa, tiada kabar berita, tinggal papan nama.Lantaran masing-masing gerakan mengedepankan kepentingan pribadi dan golongan, usai kepetingan itu dinikmati usai pula gerakan tersebut. Tidaklah halnya dengan Gerakan Pramuka (GP) yang berpijak dari sejarah kebangkitan bangsa yang memadukan rasa nasionalisme dan patriotisme agar tetap terjaga negara kesatuan Republik Indonesia.
GP yang secara historis diawali melalui keputusan Presiden RI Soekarno tanggal 5 April 1961 nomor 121 tentang panitia pembentukan GP, dimana sebelumnya tanggal 9 Maret 1961 Presiden  mengumpulkan para tokoh kepanduan Indonesia dan memerintahkan agar organisasi kepanduan diperbaharui disesuiakan dengan perkembangan dan pertumbuhan bangsa serta masyarakat. Karena ditenggarai ratusan jumlah organisasi yang mengatas namakan kepanduan Indonesia telah menyimpang dari tujuan semula mengusung pendidikan martabat moral pemuda justru bermisikan kepartaian, yang dapat memicu terpecah belahnya kesatuan dan persatuan bangsa. Karenya organisasi kepanduan harus dirubah dan dilebur kedalam organisasi yang diberi nama Praja Muda Karana disingkat Pramuka.
Merujuk pada pertemuan tersebut lalu ditetapkan dengan keputusan Preiden RI Nomor 238 tahun 1961 dengan lampiran anggaran dasar Pramuka serta susunan pengurus tingkat nasional disebut Majelis Pimpinan Nasional (Mapinas), yang didalamnya terdapat Kwartir Nasional (Kwarnas), Kwartir Nasional harian (Kwarnari). Selanjutnya tanggal 14 Agutus 1961 Mapinas dilantik oleh Presiden RI .Dihalaman istana negara  diselenggarakan apel besar, kemudian dilanjutkan pawai keliling Jakarta. Ketua Kwarnas  GP yang pertama Sri Sultan Hamengku Buwono IX menerima panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia dari Presiden dan diteruskan kepada Gerakan Pramuka..
Hari pelantikan tanggal 14 Agutus 1961 inilah lalu ditetapkan sebagai lahirnya hari GP dan diperingati setiap tahun sampai sekarang. GP didirikan sebagai wadah pembinaan generasi muda yang bertujuan kearah pembentukan dan peningkatan kualitas manusia, berkperibadian, cerdas serta bertanggungjawab pada kelangusungan pembangunan bangsa. Pengkondisian ini termaktub dalam anggaran GP seperti berikut ”.
”GP mendidik dan membina anak-anak dan pemuda Indonesia dengan tujuan agar mereka menjadi: 1. Manusia berkepribadian, berwatak luhur yang kuat mental, tinggi, moral, beriman, dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tinggi kecerdasan mutu ketrampilannya. Kuat dan sehat jasmaninya. 2. Warga negara Republik Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada negara kesatuan Republik Indonesia, serta menjadi anggota mayarakat yang baik dan berguna, yang dapat membangun dirinya sendiri, serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa dan negara.”
Kandungan makna kat-kata  kewajiban terhadap Tuhan, mengamalkan Pancasila, membangun masyarakat. Merupakan pengewejantaham paduan nilai religius dan nasionalisme (kebangsaan), yang merefleksikan harapan pada kehidupan layak, dunia dan akhirat dari keseimbangan prilakunya yang produktif dan positif.
Dalam konteks ini terjadinya proses pembentukan karakter  yang berorientasi kepada kepentingan bangsa dan negara serta kemaslahatan ummat, menyingkirkan seluas-luasnya kepentingan pribadi dan golongan.
Ditengan kegalauan kebrutalan tauran pelajar, mahasiwa, serangan terorisme, narkoba, kriminal, korupsi tiada kata henti tertayang dengan pelakunya diawal difigurkan justru menjadi umpatan, vulgarisme sexual menjadi tontonan yang menggiurkan, penyalahgunaan dan wewenang serta penyimpanga prilaku lainnya. Menjadi hiasan media elektronik dan cetak dan buah bibir masyarakat, seakan bunda pertiwi ini dirundung malang, dan mestapa yang tiada akhir dalam kata gerah : Kerinduan kenyamanan ” tak kunjung datang. Lalu gonjang ganjing reformasi mandeg, reformasi tak selancar lidah menyebutnya….. Semua orang lalu eakan membalik sejarah reformai menjadi biangnya, menjadi ajang polmik, dibedah dan ditelusuri mencari pengakuan kebenaran atas kesalahan dan kealpaan kembali kepada Ruhnya Pancasila yang selama ini dibenamkan sebagai suatu simbolsiasi belaka Adalah solusi yang terbaik untuk menyelamatkan bangsa dari dekadensi kebiadaban moral yang kini luntur hampir disemua lini unsur dan strata , komunitas masyarakat. Bahkan ada tudingan karena dilenyapkannya mata pelajaran budi perkerti disekolah. GP dengan pola pendidikannya tidak pernah ikut latah, apalagi demonstratif dan atraktif. Tanpa ribut-ribut tetap eksis , pembentukan karakter bangsa yang bermartabat dan bermoral secara terstruktur dan sistimatis apa yang digaungkan oleh banyak kalangan realitanya konsep tersebut dilakukan oleh GP.
Diawali dalam proses pemilahan tumbuh kembang manusia dilakukan secara dini berjenjang dan berkesinambungan , mulai dari golongan siaga usia 6 – 10 tahun,  golongan penggalang 11-15 tahun, golongan penegak 16- 21 tahun serta pandega dan racana 21 – 25 tahun. Metode pendidikan kepramukaan diaplikasikan dalam makna ” Belajar mengajar yang interaktif dan progresif, dengan muatannya yang dilaksanakan dialam terbuka, dalam permainan yang mengandung pendidikan, menarik dan menantang, dalam kelompok satuan terpisah bersipat kompetetif dengan menerapkan sisitem tanda kecakapan.
Tahapan kematangan kemampuan sesuai dengan perkembangan dan pertumbuhan jasmani kearah keterampilan yang profesional dicapai dan ditempuh melalui syarat-syarat tanda kecakapan (TKU) umum dan syarat-syarat kecakapan khusus (SKK) dengan refleksi melalui tanda-tanda kecakapan khusus (TKK) dibidang soial budaya agama dan teknologi
Bagi peserta didik yang setara usia pemuda dan remaja ( penegak,pandega , racana) menjurus pada kajian dan pendalaman yang diarahkan kepada pengembangan minat, potensi dan bakat yang dimiliki melalui satuan karya (Saka). Seperti pengembangan minat bidang kelautan/maritim (Saka Bahari), bidang pertanaman dan pertanian (Saka Taruna Bumi), Bidang  penerbangan/Udara (Saka Dirgantara), Bidang kehutanan (Saka Wana Bakti), Bidang Kamtibmas (Saka Bayangkara), Bidang Kesehatan (Saka Bakti Husada), Bidang  Kependudukan dan Keluarga Berencana (Saka Kencana) serta bidang Hankam (Saka Wira Kartika).
Proses pembelajarannya dan pembinaan diarahkan dengan metode belajar sambil mengerjakan. (learning by doing), belajar sambil mengajar (learning by teaching), belajar sambil mendapatkan penghasilan (doing to earn), hidup untuk berbakti dan mengabdi (living to serve), usaha menghasilkan untuk kebutuhan hidup (earning to live). Orientasi prilaku yang diharapkan  merupakan ajang penggodokan wadah/kawah candradimuka dalam enam unsur ketrampilan (personal skill) meliputi;
Pertama Keterampilan Spritual ’ adalah implementansi dari penempatan diri selaku hamba yang bertuhan, kepada perbuatan yang dilandasi norma religius. Sebagai mahluk ciptaan Tuhan dalam pengimbangan pemahaman hak dan kewajiban sesuai dengan agama dan kepercayaan pemeluknya. Serta merefleksikan kehidupannya sebaga warga negara dengan idiologi Pancasila, dan sebagai anggota dengan Satya dan Darma Pramuka.
Kedua Keterampilan Emosional ” Adalah keterampilan yang senantiasa dimiliki oleh anggota dalam pengendalian emosi menjadi sikap mentalitas yang berimbang, sehingga menjadi konsekwen yang terukur saat berbenturan dengan masalah tanpa kehilangan jati diri. Sebagai seorang mahluk yang bersikap arif dan bijak pada nilai-nilai kemanusiaan ketika mengambil suatu tindakan mengedepankan moralitas dan peradaban manusia lainnya.
Ketiga Keterampilan Manajerial (managerial skill) ” Dengan keterampilan manajerial diharapkan pengelolaan kwartir dalam keorganisasian menjadi inti persoalan, dalam menganalisa visi dan misi mengaktualisaikan sikap-sikap kepemimpinan bagi seorang pengambil keputusan/kebijakan yang sukses menerapkan prinsip-prinsip manajemen.
Keempat Keterampilan fisik ” Keterampilan fisik menjadi posisi yang amat penting dalam sentuhann kebugaran yang prima menjadi kata kunci dalam penyelenggaraan pendidikan, tanpa fisik yang prima kesempurnaan dalam menjalankan pengajaran menjadi halangan. Khususnya muatan yang menuntut kebugaran, seperti halnya dalam alam terbuka, penjelajahan, olah raga dan yang lannya. Dengan fisik yang kuat menjadi dukungan yang signifikan dalam mencapai kesuksesan menterjemahkan muatan materi
Kelima Keterampilan  mengenai alam ” Keterampilan mengenai alam merupakan implikasi  logis.dalam menjawab tantangan penempatan pengetahuan dalam membaca tanda-tanda alam yang dapat dikenali.Memahami hakekat alam bagi peruntukkan hajat manusia, ekosistem fungsi alam, menjadi inspirasi dalam mengkondisikan diri pada suatu tindakan yang akurat bila tanda-tanda itu muncul dapat menjadi malapetaka.Namun dapat teratasi ketika penyelenggaraan suatu aktifitas.seperti pengenalan dengan kehadiran binatang, burung-burung laut yang berterbangan menuju daratan sebagai pertanda akan datangnya cuaca buruk. Begitu juga sebaliknya jika matahari terbit dengan pantulan sinar warna kemerahan yang terang mempunyai makna sebagai pertanda cuaca baik. Selain mensyukuri nikmat keindahan alam dengan segala isinya sebagai ciptahan Tuhan. Dengan demikan dapat mengantisipasi tanda alam itu, seperti sedia payung sebelum hujan, dapat disikapi adanya semut beriring yang tergesa-gesa masuk kedalam lubang atau sangakarnya sebagai pertanda akan datanganya hujan.
Keenam Keterampilan Sosial : Keterampilan yang harus dimiliki setiap anggota pramuka mengakar pada pembentukan kepedulian sosial (socius/berkawan), sebagai suatu proses jalinan interaksi mahluk soial manusia dengan lngkungan hidupnya (human relation).ketiika menjawab persoalan-persoalan hidup manusia yang tak luput dari ketergantungan dan saling membutuhkan , menghargai,membagi kasih, wujud dari kodrat tolong menolong pada konteks ,meringankan beban orang lain.
Interaksi sosial ini diaplikasikan dalam proses terjadinya bencana alam dengan penydiaan dapur umum, pertolongan gawat darurat pada korban, kemah bakti, pelestarian alam/.penghiajauan wira karya/pembuatan fasilitas jalan, pembuatan jamban keluarga dan lain lagi.Dengan memaknai dinamika interaksi sosial yang lansgung dilihat dan dialami, baik sebagai infidvidu maupun sebagai mahluk sosial akan melestari sebagai karakter peduli sesama manusia.
Pembinaan yang menyerasikan antara perbuatan dan kata (moral), antara ketinggian ketajaman akal antara perbuatan tanggungjawab bagi diri sendiri dan bagi negara, menyeimbangkan antara kebutuhan jasmani dan batiniah termaktub dalam kode kehormatan yang dsiebut dengan Tri satya :
” Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh, menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasla, menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat,menepati Dasa Darma. ”
Melalui jenjang pembinaan GP yang berkesinambungan dan berkelanjutan  menjadikan anggotanya sebagai warga negera, tidak pesimis menghadapi tantangan zaman (reformasi yang keluar dari peruntukkan yang dicanangkan ).  Sebab menghadapi dinamika  kehidupan sebagai suatu tantangan bukan hambatan, bahkan memberikan suatu peluang dan motivasi  kereatifitas, akomodatif, aspiratif , agitatif tetapi tidak demonstratif dan vulgar dalam bertindak, ditandai produktifitas aktivitas yang berorientasi pada kemaslahatan orang banyak (baca bangsa dan tanah air).menjadi pelopor bukan pengekor.
Dengan demkian  pendidikan karakter bangsa dengan pola GP akan muncul manusia Indonesia pada wawasan peningkatan pengetahuan (Kognetif)  rasa kepedalaman kepedulian (afektif) dan sikap kepemimpinan yang arif dan bijaksana (Behavioral psikomotorik). Dan GP sudah melakukannya pencitraan kepemimpinan dimasa datang, tanpa harus digembar gemborkan dan menepuk dada mngharap balas jasa dan kalung bunga …….
Sumber: Gusjandjara Arni, Sekretaris Humas dan Protokol Jamnas IX Tahun 2011

Boediono: Buku Panduan Pramuka Harus Update Irwan Nugroho - detikNews

Semarang - Peran penting Pramuka sebagai salah satu sarana menumbuhkan jiwa kepemimpinan, masih sangat diperlukan. Namun perlu modifikasi materi panduannya agar sesuai perkembangan jaman, mampu menjawab kebutuhan di masa mendatang dan menarik minat generasi muda.

"Yang paling penting adalah kurikulum atau semacam bahan-bahan kepramukaan yang baku harus segera dibuat, di-update, dan dengan cara yang menarik," kata Wapres Boediono dalam acara Sosialiasasi Nasional UU 12/2010 tentang Gerakan Pramuka di Kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes), Gunung Pati, Semarang, Sabtu (26/3/2010).

Menurutnya ketersediaan buku panduan pramuka yang sesuai kondisi jaman dan menarik minat generasi muda, merupakan unsur penting dalam revitalisasi gerakan pramuka. Di samping itu penyebaran kelengkapan peralatan kepramukaan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. 

Tidak kalah adalah mengaktifkan kembali kegiatan kepramukaan di 270 unit Gugus Depan Pramuka yang tersebar di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Semua itu akan menjadi optimal hanya jika disertai dengan peningkatan kompetensi jajaran pembina Pramuka.

"Kalau hanya pakai baju pramuka hari Sabtu seolah sudah mempelajari pramuka, itu tidak benar. Salah satu untuk mengisinya (gerakan pramuka) adalah dengan guru yang
kompeten," tegas Boediono.

Acara sosialisasi UU No 12/2010 ini berlangsung dari tanggal 25-27 Maret 2010.
Selain sosialisasi dan simposium, acara tersebut juga diisi dengan perkemahan yang
diikuti oleh 1200 peserta, kwartir nasional, daerah, cabang, dan gugus depan yang
terpilih.

Hadir dalam pembukaan ini Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng, Ketua
Kwartir Nasional Azrul Azwar, Gubernur Jateng Bibit Waluyo, dan Rektor Unnes. Usai
seremoni pembukaan, Wapres menyaksikan berbagai atraksi para peserta lalu menanam
pohon Kapel di lingkungan kampus Unnes.

Horee! Kakek 88 Tahun Dapat Lencana Pramuka Garuda Rafiqa Qurrata A - detikNews

Miami - Inilah kakek Pramuka sejati. Meski telah berumur 88 tahun, seorang kakek asal Florida, AS, bernama Walter Hart ini tetap pede untuk mendapatkan lencana Pandu Elang -- jika di Indonesia namanya Pramuka Garuda -- yang diidamkannya. Lencana itu seharusnya telah dia peroleh puluhan tahun yang lalu. Namun baru di masa senja dia bisa mendapatkannya, pada sebuah upacara di Fort Myers, Florida. Demikian dilaporkan AFP dan dilansir detikcom, Kamis (2/8/2007). Keinginan Hart untuk kebanggaan menjadi anggota kepanduan itu memang dipendam lama. Usai perang dunia kedua, dia menikah dan memiliki 6 anak. Hart pun melupakan lencananya. Sampai suatu ketika, dia menemukan kertas kerjanya ketika sedang membongkar laci meja kerja. Dari situlah dia sadar seharusnya mendapat lencana Elang pada puluhan tahun lalu. Akhirnya, tepat pada ulang tahun ke 100 gerakan Pramuka, dia mendapatkan lencana tersebut. Hart menerima lencana Elangnya hanya beberapa hari sebelum perayaan di Inggris. Perayaan itu untuk menandai satu abad organisasi pandu yang didirikan perwira angkatan bersenjata Inggris, Robert Baden Powell itu. "Ini adalah sebuah kebetulan yang pas," kata juru bicara Dewan Kepanduan Barat Daya Florida, AS, Margie Byers. Pandu Elang adalah kedudukan yang tertinggi dalam kepanduan AS. Pangkat ini ditunjukkan oleh lencana dan medali. Kamus Wikipedia menulis, Pramuka Garuda ialah tingkatan tertinggi dalam setiap golongan (Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega). Pelantikan biasanya diselenggarakan bertepatan dengan hari yang bermakna khusus, baik bagi peserta didik tersebut ataupun bagi Gerakan Pramuka, semisal: hari ulang tahun atau Hari Pramuka. (fiq/nvt)

44 Anggota Pramuka Lamongan Ikuti Ajang EJASS Pengirim: Humas Pemkab Lamongan - detikSurabaya

Lamongan - Sekitar 44 anggota pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan pramuka Lamongan diberangkatkan mengikuti East Java Scout Spirit (EJASS) Camp 2008 di Bumi Perkemahan Karangpilang, Kompleks Marinir Surabaya, Sabtu (2/2/2008).

Ajang perkemahan untuk pramuka penegak pandega yang diikuti oleh Kwarcab gerakan pramuka se-Jawa Timur. Mereka diberangkatkan oleh Kakwarcab gerakan pramuka Lamongan Fadeli.

Fadeli mengungkapkan, kegiatan EJASS Camp 2008 ini digelar selain membekali pesertanya dengan berbagai ketrampilan dan pengetahuan, juga untuk pembinaan nasionalisme di kalangan remaja.

"Tantangan yang dihadapi pramuka dewasa ini sangat berat. Pramuka belum menjadi minat utama kaum muda karena dianggap belum memberi manfaat dan belum bisa menjadi problem solving bagi permasalahan yang dihadapi kaum muda. Karena itulah EJASS Camp ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan tersebut," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam perkemahan yang berlangsung mulai 3-8 Februari nanti akan dilakukan pembinaan nasionalisme.

Kwarcab Lamongan mengirimkan 44 orang anggota pramukanya terdiri  dari 4 sangga (tiap sangga 10 orang), masing-masing 2 sangga putra dan putri serta pembina pendamping dan dua pimpinan kontingen untuk mengikuti ajang yang baru digelar untuk kedua kalinya ini.

Salah satu pembina pendamping tim EJASS, Liswiyanto mengatakan, kegiatan yang berlangsung nantinya adalah water rescue yang akan dibina langsung oleh pasukan marinir batalyon kipam, global development village, hidromodelling, kesehatan reproduksi remaja dan penyuluhan oleh Badan Narkotika Propinsi (BNP) Jawa Timur. (arifhumas07@yahoo.co.id) (fat/fat)

Laporan Onno Purbo Serunya Jambore Internet di Jakarta Penulis: Onno W. Purbo YC0MLC - detikinet




Jakarta - Jamboree On The Air (JOTA) & Jamboree On The Internet (JOTI) Internasional diadakan setiap tahun pada weekend (sabtu minggu) ketiga bulan Oktober. Sementara JOTA & JOTI Asia Pacific di adakan setiap tahun weekend kedua bulan Agustus. Pada JOTA & JOTI, para pramuka se dunia akan berkomunikasi menggunakan peralatan / statiun ORARI menggunakan Internet dan frekuensi amatir radio. Detail bisa di baca di situs Scout.org.

Pramuka Indonesia dapat berpartisipasi secara cuma-cuma alias gratis di Jamboree On The Air / Jamboree On the Internet. Di Indonesia biasanya dikomandani oleh teman-teman di YB0S yang berlokasi di Cibubur. Di Jakarta, biasanya di Station KWARDA YB0ZS di Jl. Diponegoro. Station ORARI Ini biasanya terdiri dari beberapa radio untuk frekuensi ORARI.

Berbeda dengan event-event ORARI seperti Ham Festival yang lebih meriah dan mewah. JOTA memang lebih terkesan low profile. Tapi dampak yang ditimbulkan JOTA pada anak muda Indonesia yang tergabung pada pramuka akan sangat dahsyat terutama untuk menarik minat mereka untuk terjun dalam dunia amatir radio.

Tidak heran, jika di bandingkan dengan Ham Festival event JOTA akan lebih menarik bagi media nasional untuk meliput. Alhamdullillah, event JOTA JOTI ORARI Kemayoran diliput oleh media elektronika, yaitu RRI Pro 2 FM dan MetroTV News. Media massa akan sangat dibutuhkan oleh ORARI agar dapat menjelaskan pada masyarakat pentingnya ORARI dan menarik banyak anggota masyarakat untuk bergabung ke ORARI.


Kegiatan JOTA
Gambar: Pak Meyanto Rachmat YB0PDM Ketua ORARI Daerah Jakarta pada lokasi JOTA-JOTI ORARI Lokal Kemayoran.

Cukup banyak station JOTA terutama di daerah yang beroperasi dengan kekuatan 500+ orang Pramuka. Paling tidak kami monitor di BATAM dan KENDARI ada 500+ Pramuka yang berkemah saat JOTA.

Tanggal 16-17 Oktober 2010, Station JOTA YC0ZSK dioperasikan oleh ORARI Lokal Kemayoran. Station YC0ZSK ini dioperasikan oleh 172 pramuka penggalang, penegak, pembina dari Depok, Bekasi, Tanggerang selain dari Jakarta Pusat.  Para Pramuka berkemah di sekitar station JOTA. Lokasi station JOTA YC0ZSK di lapangan Jl. Mortir, LAPANGAN BOLA KPAD SUMURBATU, dekat ITC Cempaka Mas.

Telah beberapa kali JOTA / JOTI, ORARI Lokal Kemayoran mengoperasikan station JOTA dengan callsign YC0ZSK. YC0ZSK berbeda dengan station JOTA di Indonesia umumnya. Station YC0ZSK beroperasi di lapangan, tepatnya di bak belakang mobil, dengan kondisi darurat / emergency pada band 80m, 40m, 20m, 2m dan 2.4GHz. YC0ZSK mengoperasikan station JOTI ke Internet juga dari bak belakang mobil menggunakan peralatan router 3G.

Kegiatan JOTA
Tampak pada gambar Anton PSS YC0LTM sedang mendampingi adik-adik penggalang mengoperasikan Station YC0ZSK menggunakan TS830 pada band 40m di bak belakang kijang kapsul. Station JOTA YC0ZSK beroperasi secara darurat di bak belakang mobil.

Kegiatan JOTA
Pada gambar tampak Pak Bambang YD0NWM sedang membantu adik-adik Penggalang cara mengoperasikan station JOTI di YC0ZSK.

Di samping itu, YC0ZSK mungkin satu-satunya station JOTA di Indonesia yang beroperasi menggunakan mode digital PSK31 dan PSK250/PSK500 untuk komunikasi internasional pada frekuensi 14.070MHz. Pada JOTA Oktober 2010 telah berhasil berhubungan dengan belasan station dari beberapa negara, seperti, Rusia, Australia, Belanda, Denmark, United Arab Emirat, Cyprus dll. Log / catatan komunikasinya adalah sebagai berikut,  
Data Time(Z) Callsign  Nama Freq Mode RST in RST out
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
20101016
0741
1005
1010
1023
1041
1211
1221
1346
1411
1450
1534
1612
YB9EA   
A61ZZ    
RA0LZ   
VK4GHL
VK2ATC 
UA4HDB
VK6GWM
RN1NE   
PA4U      
YB8EXL 
H26JAM 
OZ1TMK
  RONY   
            
  IGOR       
               
   ROB    
               
               
  EUGENE
           
   YANI   
              
               
14.071.003 
14.071.680 
14.071.202 
14.071.230 
14.071.037 
14.070.519 
14.071.240 
14.070.994 
14.070.875 
14.070.541 
14.072.100 
14.071.897 
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
PSK31
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
599
  Kegiatan JOTA

Tampak pada gambar beberapa adik-adik penegak dan penggalang sedang bekerja mengoperasikan station YC0ZDK yang bekerja pada mode PSK31 di frekuensi 14.070MHz. Software yang digunakan adalah FLDIGI yang dapat di operasikan dengan baik di Linux Ubuntu 10.10.

Di samping mengoperasikan station Amatir Radio, JOTA akan lebih menarik jika kita dapat menyelenggarakan beberapa pelatihan, workshop dan game bagi rekan-rekan pramuka. Beberapa contoh workshop yang di selenggarakan oleh ORARI Lokal Kemayoran Jakarta, antara lain adalah:
  • Workshop Standard Operating Procedure (SOP) yang memperkenal tata cara berkomunikasi menggunakan radio. Tampak pada gambar adalah mas Hardi YD0ODT sedang menjelaskan kepada adik-adik Pramuka tata cara berkomunikasi menggunakan handy talky pada frekuensi kerja ORARI Lokal Kemayoran di 145.54MHz.
Kegiatan JOTA
Mas Hardi YD0ODT sedang menjelaskan tata cara komunikasi menggunakan radio pada adik-adik Pramuka peserta JOTA JOTI.
Kegiatan JOTA
  • Workshop cara membuat dan mendirikan Antenna. Untuk mempersiapkan station amatir radio, maka para Pramuka dilibatkan secara aktif dalam mendirikan antenna keperoleh JOTA itu sendiri. Tampak pada gambar adik-adik Pramuka dengan di arahkan oleh teman-teman anggota ORARI untuk membuat antenna 7/8 Lambda pada band 2 meter. Materi pembuatan antenna & pendirian antenna dalam meliputi teori cara kerja antenna, praktek membuat antenna itu sendiri, mulai dari yang sederhana seperti antenna dipole di HF hingga antenna yang rumit seperti antenna untuk 2.4GHz.
 
  • Morse barangkali merupakan topik yang akan mengikat ORARI dan Pramuka cukup erat. Tampak pada gambar saat YB0BMT sedang menularkan kemampuan / ilmu morse-nya kepada para Pramuka di lapangan terbuka.
Kegiatan JOTA
Bu Metty YB0BMT yang menjelaskan tentang morse ke adik-adik Pramuka.
  • Workshop teknik membuat jaringan Internet menggunakan band Amatir Radio di 2.4GHz. Buku materi untuk keperluan ini bisa di ambil secara bebas & gratis dari http://wndw.net. Pada gambar terlihat suasana pada saat workshop teknologi 2.4GHz beberapa peralatan tergeletak di terpal di dekat kaki Onno W. Purbo, YC0MLC yang sedang mengajar.
Kegiatan JOTA

Di samping kegiatan yang bersifat workshop, kita juga dapat menjalankan kegiatan yang bersifat game / pertandingan. Contoh game yang di selenggarakan selama JOTA antara lain adalah:
  • Pertandingan menerima kode morse, mulai dari kecepatan rendah 5WPM hingga kecepatan tinggi. Akan lebih mudah pertandingan ini jika kita dapat menggunakan program / software di komputer seperti FLDIGI yang dapat diambil gratis di Internet.
  • Pertandingan lain yang tidak kalah menarik adalah mini FOX Hunting di mana para Pramuka berlomba mencari station gelap. Tampak pada gambar beberapa pramuka Penegak berjuang mencari station gelap yang sudah di pasang sebelumnya.
Kegiatan JOTA
Satu regu penegak sedang berjuang mencari station gelap.

Berbagai foto kenangan Station JOTA ORARI Kemayoran tahun 2009, Agustus 2010 dan Oktober 2010 bisa dilihat di alamat berikut:
  • http://www.facebook.com/album.php?aid=197921&id=39125097711
  • http://www.facebook.com/album.php?aid=121315&id=39125097711
  • http://www.facebook.com/album.php?aid=243170&id=39125097711